Gratias, Alma Mater

Saat saya menuliskan tulisan ini, wisuda hanya tinggal hitungan hari. Saya yakin, perasaan teman-teman sesama wisudawan 2017 pun seperti perasaan saya saat ini. Campur aduk antara bahagia, sedih, dan bangga yang melebur dengan keharuan, dan entah berapa lagi emosi-emosi lain.
Bahkan sebelum saya mengenakan toga keramat di Hotel Sahid Jaya itu pun, saya tahu bahwa setelah itu saya akan melangkahkan kaki ke sebuah fase baru, ke sebuah persinggahan lain yang bahkan saya sendiri belum paham akan seperti apa nantinya.
Banyak orang bilang, setelah wisuda, kita akan memasuki “the real of life” yang penuh persaingan keras dan tantangan.Wisuda bukanlah akhir dari segala perjuangan, namun justru merupakan awal dari sebuah perjuangan lain – perjuangan yang nyata.
Dan saya teringat 3,5 tahun yang lalu. Saat itu, saya mulai menjalani fase pendidikan baru dengan menjadi seorang mahasiswa, yang berbeda dengan ketika masih menempuh pendidikan di jenjang dasar maupun menengah.
Tuhan mempercayai STIE Widya Wiwaha Yogyakarta untuk menjadi alma mater– ibu yang mengasuh penuh kasih sayang –tempat saya menimba ilmu dan mengembangkan diri.
Hari demi hari pun saya lalui, semester demi semester saya lewati, untuk mempelajari banyak hal sambil terus mengenali dan mencintai alma mater. Di kampus kecil di sebuah sudut Jogja inilah saya pelan-pelan mulai mengaktualisasi diri, dari yang belum bisa apa-apa, belum mengerti apa-apa, sampai kemudian sekarang saya memiliki sesuatu yang bisa dibagikan kepada orang-orang di sekeliling saya, baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus.
Waktu memang cepat berlalu. Tapi masih jelas sekali tergambar di ingatan saya berbagai pengalaman dan cerita sewaktu masih menjadi mahasiswa baru, mempunyai banyak teman baru, menjalin hubungan dengan teman-teman lintas angkatan maupun lintas jurusan, aktif di kegiatan organisasi internal kampus, dan mengenal dosen-dosen serta karyawan.
Dan saya tentu akan selalu mengingat teman-teman sekelas yang setahun sekali berkumpul walaupun hanya sekadar untuk makan dan bergosip tentang materi atau dosen di rumah Bunda Wahyuti di Gamping. Ah, betapa cepatnya waktu berlalu!

Tradisi tahunan Kelas Manajemen 2013: Berkumpul di rumah Bunda Uti

Lalu hiruk pikuk, kegembiraan, dan konflik politik-emosional-sosial yang mendidik dan melatih saya untuk memiliki jiwa kepemimpinan selama menjadi pengurus biasa dan kemudian menjadi Ketua HMJM. Betapa saya kini mengerti apa artinya menjadi pemimpin, baik pemimpin bagi diri sendiri maupun orang lain.
Tapi, fast forward ke detik saat saya menulis ini, masa pendidikan saya telah selesai, benar-benar selesai, setelah berhasil menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi dan ujian pendadaran. Saya resmi dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan oleh alma mater. Sungguh, saya merasakan kelegaan. Tidak sia-sia semua kerepotan yang harus saya alami selama 3,5 tahun ini.

Dan semua hiruk pikuk di ruang kelas, perpustakaan, dan ruangan-ruangan mahasiswa itu harus ditinggalkan. Kini giliran adik-adik angkatan saya yang harus berusaha mentas dengan selamat dan semakin kuat dari candradimuka di tepi Jalan Lowanu ini.
Kini sudah tiba waktunya bagi saya dan teman-teman Wisudawan untuk meninggalkan perlindungan dan pengasuhan sayap-sayap STIE Widya Wiwaha Yogyakarta – ibu yang mengasuh penuh kasih sayang dan kenangan ini.
Kami akan segera meninggalkan alma mater tercinta dan menempuh alur hidup masing-masing.Mudah-mudahan kami, wisudawan/wisudawati 2017 ini, dan juga wisudawan-wisudawan sebelum dan setelah kami, bisa menjaga ikrar prasetia alumni STIE Widya Wiwaha.
Selamat tinggal alma mater-ku, kampus unguku yang kecil tetapi begitu besar kasih sayangnya, kampus perjuanganku. Sampai jumpa lagi Bapak-bapak dan Ibu-ibu Dosen, Karyawan, Mbak Menik, Pak Cip dan segenap jajarannya, teman-teman seperjuangan di HMJM dan organisasi mahasiswa/UKM lainnya, adik-adik angkatanku. Semoga Tuhan Pemilik Segala Ilmu senantiasa memberikan rahmat dan perlindungan-Nya kepada kita semua.
“Gratias, Alma Mater, Terima Kasih, Ibu Pengasuh.”
* Younky Ario Pangestu, mahasiswa Jurusan Manajemen Angkatan 2013, mantan Ketua HMJM Periode 2015-2016