WISUDA PROGRAM SARJANA dan PASCA SARJANA Periode Tahun 2020

WISUDA PROGRAM SARJANA dan PASCA SARJANA
Periode Tahun 2020
Di Kampus STIE Widya Wiwaha Jl. Lowanu No.20 Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta

Wisuda merupakan proses pelantikan kelulusan bagi Mahasiswa yang menempuh pendidikan di Program Sarjana dan Pasca Sarjana di STIE Widya Wiwaha Yogyakarta, yang berarti Alumni STIE Widya Wiwaha mulai hari ini secara sah berhak menyandang gelar akademik “Sarjana Akuntansi (S.Ak.) bagi lulusan S1 Akuntansi, Sarjana Manajemen (S.M.) bagi lulusan S1 Manajemen serta Magister Manajemen (M.M.) bagi lulusan Program S2 Pasca Sarjana”. Wisuda ini juga sekaligus sebagai bentuk pernyataan resmi akan meningkatnya derajat tanggung jawab sebagai konsekuensi gelar kesarjanaan yang disandang. Maka, pergunakanlah keahlian dan kompetensi yang sudah Alumni STIE Widya Wiwaha peroleh dengan sebaik-baiknya serta senantiasa menjaga nama baik almamater. Dengan rasa persaudaraan yang sangat kuat di antara sesama alumni STIE Widya Wiwaha, perkuat jaringan alumni dan buktikan alumni STIE Widya Wiwaha bisa berjaya dimana-mana.

Pada wisuda kali ini, STIE Widya Wiwaha mewisuda 419 lulusan yang terdiri dari Program studi S1 Manajemen 149 Wisudawan, Program Studi Akuntansi 140 Wisudawan serta Pogram Pasca Sarjana (Magister Manajemen) berjumlah 130 Wisudawan. Dengan diwisudanya sarjana dan  magister baru, maka sampai hari ini STIE Widya Wiwaha sudah meluluskan 11.051 Sarjana dan 3.103 Magister. Dalam sambutannya, Ketua STIE Widya Wiwaha Yogyakarta, Bapak Drs. Muhammad Subkhan MM., mengucapkan terimakasih kepada segenap keluarga wisudawan/wisudawati, atas kepercayaannya kepada STIE Widya Wiwaha dan kerjasamanya selama ini.

“Kita sedang memasuki era baru, Era Revolusi Industri 4.0 dimana perubahan cepat sedang terjadi dengan dicirikan : kegiatan manufaktur yang terintegrasi dengan teknologi  wireless dan big data secara masif.  Perubahan yang cepat sedang terjadi, dalam beberapa tatanan kehidupan berorganisasi dan bisnis. Revolusi ini secara fundamental dapat mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berhubungan satu dengan yang lain. Perkembangan teknologi yang pesat cepat atau lambat akan berpengaruh pada permintaan tenaga kerja di masa depan. Ke depan permintaan tenaga kerja bergeser. Industri akan cenderung memilih tenaga kerja terampil menengah dan tinggi (middle and highly-skilled labor) ketimbang tenaga kerja kurang terampil (less-skilled labor) karena perannya dalam mengerjakan pekerjaan repetisi dapat digantikan dengan otonomisasi dan otomatisasi.

Mengutip dari hasil Forum Internasional tahunan yang bertemakan “Mastering the Fourth Industrial Revolution”, bahwa ke depan akan ada banyak jenis pekerjaan yang hilang dan tergantikan oleh fungsi robot atau artificial intelligence. Para tenaga kerja manusia pun tidak menutup kemungkinan akan menghadapi jenis pekerjaan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, sehingga revolusi ini mau tak mau menuntut kita untuk terus mengembangkan skill yang sekiranya dapat bermanfaat serta mumpuni di masa depan”, demikian penjelasan Bapak Moh Subkhan, Ketua STIE Widya Wiwaha

Selain itu Moh, Subkhan menjelaskan bahwa ketrampilan yang harus dimiliki oleh wisudawan dan wisudawati baik program S1 maupun S2 dalam memasuki pasar dunia kerja saat ini dan yang akan datang, menurut Future of Jobs Reports, World Economic Forum adalah Complex problem solving atau merupakan kemampuan penyeleasaian masalah,  Critical thinking berupa kemampuan berpikir kritis,  Creativity adalah kemampuan dan kemamuan untuk terus berinovasi, People management, yaitu kemampuan untuk mengatur, memimpin dan memanfaatkan sumber daya manusia secara tepat sasaran dan efektif, Coordinating with other Kemampuan untuk kerjasama tim,  Emotion intelligence atau  kecerdasan emosional, Judgment and decision making adalah kemampuan untuk menarik kesimpulan atas situasi yang dihadapi , Service orientation adalah keinginan untuk membantu dan melayani orang lain, Negotiation merupakan kemampuan berbicara, bernegosiasi, dan meyakinkan orang dalam aspek pekerjaan dan  Cognitive flexibility, adalah kemampuan untuk menyusun secara spontan suatu pengetahuan, dalam banyak cara, dalam memberi respon penyesuaikan diri untuk secara radikal merubah tuntutan situasional.

Sedangkan Ketua Yayasan Widya Wiwaha Yogyakarta, Drs. Ayik Muhammad Al Hasny, MM menegaskan hal yang sama, bahwa Menyitir sebagian misi Kementrian Riset dan Teknologi antara lain: Pembangunan IPTEK 2025 yaitu mewujudkan sistem inovasi nasional yang tangguh guna meningkatkan daya saing bangsa di Era Global.  Diharapkan lulusan STIE Widya Wiwaha dapat bersaing dan berinovasi dengan kompetensi yang dimiliki. Kami juga yakin bahwa bertambahnya ilmu pengetahuan dan bertambahnya gelar dibelakang nama saudara semuanya akan meningkatkan dedikasi , kinerja dan prestasi saudara semuanya  dalam menghadapi Era Global.

Selain itu juga ucapan selama juga diucapkan oleh Direktur Program Magister Manajemen kepada Lulusan Program Magister Manajemen STIE Widya Wiwaha Yogyakarta, beliau berpesan dan berharap para wisudawan/wisudawati selain ilmu yang sudah diperoleh di program Magister Managemen  STIE Widya Wiwaha, Alumni Program Magister  semua tetap dapat terus menambah ilmu pengetahuannya.  Seperti ungkapan yang menyebutkan bahwa kewajiban kita untuk menuntut ilmu mulai dari lahir hingga liang lahat, karena dengan mempunyai ilmu, menghayati dan mengamalkannya; Tuhan sudah berjanji akan mengangkat mereka dengan beberapa derajat.  Ini semua adalah untuk anda dalam menyongsong hari depan dengan karir yang lebih sukses, lebih baik, lebih baroqah, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga